Home » Proyek 4,5 M Mangkrak,Diduga PU Pengairan Tak Gunakan Kajian Teknis

Proyek 4,5 M Mangkrak,Diduga PU Pengairan Tak Gunakan Kajian Teknis

by admin
22415 views
Pembangunan sarana dan prasarana

Banyuwangi : radarpublik.net – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Pengairan yang sempat mengggelontorkan puluhan Pembangunan sarana dan prasarana air bersih perdesaan yang ada di kecamatan Cluring, kecamatan Gambiran, kecamatan Tegalsari Genteng dan kecamtan glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur terkesan membuang-buang anggaran dan tidak membawa azaz manfaat untuk masyarakat.

Salah satunya proyek pembangunan Sarana prasarana dan Air Bersih Pedesaan yang ada di wilayah kecamatan Cluring, Banyuwangi, Dengan volume satu paket tahun anggaran APBD tahun 2017, Waktu pelaksanaan (150) kelender dengan nilai kontrak seniliai Rp. 4.583.426.000.00 Pelakasana proyek dikerjakan PT. Indo Penta Bumi Permai, Yang menerima proyek air bersih tersebut yakni Desa Sembulung, Cluring, Benculuk, dan Desa Plampangrejo.

Baca juga:  Kapolri Resmikan Sejumlah Gedung Fasilitas Mapolda NTB

Menurut Choirul Hidayanto, “Dari pembangunan tersebut terkesan sangat membuang-buang anggaran karena azaz manfaatnya bagi masyarakat tidak ada, dimana proyek tersebut mangkrak hingga saat ini dan tidak digunakan setelah acara serah terima dilakukan,” ungkapnya kepada media kamis, (15/4/2021).

Choirul menambahkan, “Proyek tersebut diduga tidak memperhatikan kajian teknis sama sekali, dimana didaerah tersebut tidak kesulitan air bersih sama sekali, dan rata-rata rumah disana memiliki sumur pribadi yang hanya dengan kedalaman 6-10 meter saja sudah keluar air bersih, imbuhnya.

“Alangkah baiknya apabila anggaran 4,5 milyar tersebut digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana yang lebih bermanfaat lagi seperti sumur didaerah wongsorejo, dimana disana memang sulit air bersih, dan kedalaman airnya memang antara 100-120 meter sehingga jarang masyarakat disana yang memiliki sumur air bersih yang sangat menjadi kebutuhan dasar disana,” tutupnya.

Related Articles