Lanjut Arif, dalam pemasangan pipa ini ada pembagian beberaoa fase dengan terbagi dalam dua split. Split pertama, dari 0 km (Lohmanis) hingga 100 km (Kutowinangun). Kemudian yang kedua, dari titik 100 km (Kutowinangun) hingga 180 km (Rewulu).
“Pekerjaan fase konstruksi sudah dimulai pada bulan September 2019 ini, dengan target waktu selesai tiga tahun, selain itu pekerjaan sepanjang 180 km tidak dilakukan secara kontinyu, tetapi terbagi dalam split-split yang dikerjakan kontraktor pelaksana di lapangan, dengan melihat kondisi di lapangan,”ungkap Arif.
Maka dari itu, tujuan sosialisasi agar warga tahu apa yang sedang kita kerjakan dan konsekuensinya, kata Arif.
Sementara itu Camat Kutoarjo, Sumarjono S.sos, sangat berterimakasih kepada warga, karena saat sosialisasi warga sangat mendukung proyek negara dan menyetujui karena mereka sudah paham, pungkas Sumarjono.
(Wa2n)
