• Latest
  • Trending
Jakarta Lumpuh, Kemana Anies?

Ulah Beberapa Pembangkang, Petualang dan Gelandangan Politik Akhir-akhir Ini

29 April 2021

DPC Peradi Banyuwangi Menyelenggarakan Acara Dirgahayu Peradi ke-21

18 Desember 2025

Rapat Paripurna, DPRD Kota Malang Sampaikan Laporan Banggar Dan Raperda Perubahan APBD TA 2025

11 November 2025

DPRD Malang Kota Rapat Pansus Penyertaan Modal BPR Tugu Artha

11 November 2025

DPRD Kota Malang Setujui Perubahan APBD, Wahyu Hidayat Optimis PAD Sesuai Target

11 November 2025

DPRD Malang Kota Laksanakan Rapat Paripurna Perubahan ABPD 2025 encapai 2,5T

11 November 2025

DPRD Kota Malang Gelaran Rapat Paripurna, Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026

11 November 2025

DPRD Malang Kota Setujui Rancangan Perubahan APBD

11 November 2025

Fraksi PDIP, PKB, PKS Kota Malang Sampaikan Pandangan Menohok Soal RAPBD 2026

11 November 2025

Semua Fraksi DPRD Malang Kota Soroti Polemik BPJS

11 November 2025

DPRD Kota Malang Soroti Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Dalam RAPBD 2026

11 November 2025

DPRD Kota Malang Mendorong Optimalisasi Pendapatan Daerah

11 November 2025

Ketua Cabang PSHT Bojonegoro Melantik 600 Pengurus Ranting SH Terate se-Bojonegoro

11 November 2025
RADAR PUBLIK
Sabtu, Februari 28, 2026
Subscription
Advertise
  • Home
    • Nasional
    • Religius
    • Hukum & Kriminal
  • HEADLINES
    • HEADLINES
  • News
    • Berita
    • Olahraga
    • Politik
    • Pemerintah
  • Budaya
  • Otomatif
  • Ekonomi & Bisnis
  • Opini
  • Uncategorized
  • Lowongan Karir
No Result
View All Result
RadarPublik
No Result
View All Result

Ulah Beberapa Pembangkang, Petualang dan Gelandangan Politik Akhir-akhir Ini

by admin
29 April 2021
in Opini
0
Jakarta Lumpuh, Kemana Anies?

William Aditya Sarana pun bermurah hati untuk kasih nasihat, “Kinerja yang baik sebagai Gubernur DKI Jakarta akan memudahkan Anies menjadi calon Presiden di tahun 2024.”

Eh…memangnya Anies mau mencalonkan diri di tahun 2024 nanti? Apakah pantas? Dengan kinerja amburadul seperti ini Parpol mana sih yang mau mengusung?

YOU MAY ALSO LIKE

Komisi Informasi Diduga Membangkang ,PKN Aksi Demo

Jokowi, Greenpeace dan Prinsip Kemanusiaan yang Adil dan Beradab!

Jakmania pun berkerumun malam hari di bundaran Hotel Indonesia, abai dengan prokes. Mungkin saat itu juga banyak Jakmania yang bertepuk tangan walau tepuk tangan oleh Abdullah Hehamahua sudah dilarang lantaran itu adalah budaya Yahudi katanya.

Ya sudah, apakah Abdullah Hehamahua mau mengusulkan pada Jakmania supaya mengganti tepuk tangannya jadi tepuk jidat misalnya. Walahuallam!

Sementara itu ada berita daerah yang menarik. Vonnie Anneke Panambunan (biasa disingkat dengan VAP) mantan Bupati Minahasa Utara yang cantik itu barusan ditangkap oleh Kejati Sulut. Apa pasal? Ya apalagi kalau bukan sangkaan praktek korupsi.

Setelah sebelumnya belasan kali mangkir dari persidangan, lalu nekat ikut kontestasi Pilgub Sulut, dan terakhir mangkir dengan alasan sakit dan sedang dirawat di Jakarta, Vonnie Panambunan akhirnya digelandang juga oleh Kejati Sulut. Walau belum lama ini Vonnie telah mengembalikan uang negara sejumlah Rp 4,2 milyar!

Vonny Panambunan dulu memimpin pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara yang luas, subur dan indah. Wilayahnya mencakup daerah pantai dan beberapa pulau di sebelah utara. Wilayahnya butuh pemecah ombak, sayangnya proyek pemecah ombak itu dikorupsi. Akhirnya proyek pemecah ombak itu memecahkan karir politik VAP.

Sebagian uang korupsi dikembalikan, namun proses hukum terhadap VAP tetap berjalan. Ini jelas berbeda perlakuan dengan kasus pembelian pemadam kebakaran (damkar)nya oleh administrasi Anies Baswedan.

Ada “kelebihan-bayar” sebesar Rp 6,5 milyar yang katanya bakal dikembalikan, dengan dicicil pula. Kenapa dikembalikan, ya lantaran keburu ketahuan dan jadi ramai di ruang publik.

Lha kalau tidak ketahuan dan tidak ramai di ruang publik gimana Nies? Hmm…

Kita semua pun mahfum bahwa masih banyak operasi senyap bancakan (mark-up atau penggarongan) uang rakyat yang sedang berjalan. Skandal yang sudah terbongkar pun masih menyisakan banyak koruptor yang lolos. Mereka licin bukan kepalang, bagai belut dilumuri oli.

Skandal E-KTP, BLBI, TPPI, BUMN (Asabri, Jiwasraya, dll), ditambah lagi bancakan APBD di berbagai daerah, plus dana otsus, dan bansos yang masih gelap gulita. Itu semua tugas penegak hukum.

Tugas kita bersama adalah menjaga memori publik, supaya semua itu tidak terlupakan lalu diabaikan.

(28/04/2021)
Oleh :Andre Vincent Wenas, Direktur Kajian Ekonomi, Kebijakan Publik & SDA Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB).

Post Views: 39
Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fadli ZonMunarmanPartai PolitikPolitik
Share196Tweet123Share49

Search

No Result
View All Result

Recent News

DPC Peradi Banyuwangi Menyelenggarakan Acara Dirgahayu Peradi ke-21

18 Desember 2025

Rapat Paripurna, DPRD Kota Malang Sampaikan Laporan Banggar Dan Raperda Perubahan APBD TA 2025

11 November 2025

DPRD Malang Kota Rapat Pansus Penyertaan Modal BPR Tugu Artha

11 November 2025

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Recent News

  • DPC Peradi Banyuwangi Menyelenggarakan Acara Dirgahayu Peradi ke-21
  • Rapat Paripurna, DPRD Kota Malang Sampaikan Laporan Banggar Dan Raperda Perubahan APBD TA 2025
  • DPRD Malang Kota Rapat Pansus Penyertaan Modal BPR Tugu Artha
  • BOX REDAKSI
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • KODE ETIK INTERNAL / PERUSAHAAN
  • Sop Perlindungan Wartawan
  • Kontak
  • Cara Beriklan

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
    • Nasional
    • Religius
    • Hukum & Kriminal
  • HEADLINES
    • HEADLINES
  • News
    • Berita
    • Olahraga
    • Politik
    • Pemerintah
  • Budaya
  • Otomatif
  • Ekonomi & Bisnis
  • Opini
  • Uncategorized
  • Lowongan Karir

© 2025