Kepada Danrindam beserta staf, para Gumil dan Pelatih, Pangdam mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas terselenggaranya pendidikan ini. Lakukan evaluasi terhadap sistem dan kurikulum pendidikan guna meningkatkan kualitas hasil didik, serta koordinasi dengan Satuan pengguna, pungkasnya.
Lulus terbaik pada Dikmaba TA. 2019 Serda Kusyanto yang orang tuanya sebagai Wiraswasta, disusul Serda Fadil Imani anak seorang PNS, Serda Arief Wicaksono anak seorang buruh, dan Serda Arif Gilar Saputra anak seorang Polri.
Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto yang juga hadir dalam acara tersebut menuturkan, bahwa menjadi prajurit TNI itu adalah pilihan. Setiap warga negara Indonesia memiliki kesempatan dan peluang yang sama.
“Melihat dari lulusan terbaik Dikmaba PK TA. 2019, menunjukkan bahwa tidak benar bila menjadi prajurit TNI AD itu hanya untuk kalangan tertentu saja. Semua memiliki kesempatan dan peluang yang sama, mau itu anak TNI, Polri, Guru, Petani, Wiraswasta, Buruh dan sebagainya, asal memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku”, jelasnya.
Ditambahkan, saat ini juga sudah dibuka pendaftaran Calon Tamtama Gelombang I TA. 2020. Kepada para pemuda yang ingin mendedikasikan dirinya menjadi prajurit TNI AD, segera persiapkan diri dan segeralah mendaftar ke Ajendam atau Ajenrem terdekat.
Hadir dalam kegiatan penutupan Dikmaba, Irdam, Danrindam, para Asisten dan Kabalakdam IV/Diponegoro, Fokopimda Kota dan Kabupaten Magelang serta orang tua dan keluarga besar mantan siswa.
(Red)
