Karena, selama ini sesuai informasi dari banyak warga kepada media, disampaikan dilokasi itu disebut-sebut sebuah markas narkotika yang marak beredar, karena ditengarai lokasinya sangat strategis untuk transaksi jual beli narkotika jenis Sabu, juga perjudian.
Berkat dari informasi warga, pihak media mendatangi lokasi untuk meliput secara langsung, terkait informasi warga yang sudah meresahkan lingkungan sekitar.
Diketahui lokasi itu tidak begitu jauh dari lokasi ‘Sky Garden’ yang baru-baru ini digrebek oleh Polisi, karena ditengarai sebagai lokasi transaksi narkoba atau sarang perjudian.
Warga sekitar mengungkapkan markas narkoba itu sulit untuk di musnahkan oleh aparat penegak hukum, dulu kata warga, lokasi itu sering petugas Polisi terancam dalam melaksanakan tugas di area markas narkoba dan perjudian itu.
Tak hanya itu, selain lokasi transaksi narkoba jenis sabu, dilokasi juga merupakan sarang perjudian seperti jacpot dan jenis lainnya.
“Kalau polisi datang kelokasi untuk menggrebek, sebelum masuk kelokasi polisi sudah dihadang dan tak jarang mereka melawan petugas dengan senjata tajam,” pungkas J sembari meminta namanya dirahasiakan.
Lebih lanjut, terjadinya ancaman dengan senjata tajam itu, berawal dari pertanyaan yang ditanyakan pihak media, kepada tiga orang oknum yang sedang melakukan penjagaan markas peredaran narkotika dan judi itu, ditanyakan siapa pemilik lokasi markas peredaran narkotika dan perjudian itu.
Mungkin karena tak terima atas pertanyaan jurnalis, serta merasa terusik, secara tiba-tiba orang yang diduga sebagai penjaga lokasi sarang peredaran narkotika dan judi itupun mengamuk membanting pos penjagaan, dan melontarkan ucapan ‘cabut kalian dari sini, ku bacok kalian ya”, begitulah ucapanya dengan keras sembari mengacungkan sebilah klewang panjang dengan mengejar jurnalis di lokasi tersebut.
