Dalam pemberitaan Sebelumnya, Giarto mendatangi kantor BPKAD untuk mengklarifikasi pekerjaan yang disinyalir mendahului surat perintah kerja (SPK).
Pekerjaan tersebut tepat berada di depan kantor BPKAD Banyuwangi. Terlihat sejumlah pekerja telah memulai memperbaiki tembok pagar di halaman kantor dinas setempat.
Papan nama dalam pekerjaan tersebut juga tidak dipasang. Menurut Giarto, karena pekerjaan tersebut masih belum terbit di LPSE (layanan pengadaan secara elektronik).
“Hari ini baru diupload di LPSE, tapi sudah dikerjakan, makanya mereka tidak bisa memasang papan nama. Sehingga hari ini saya mau mempertanyakan kepada Kepala BPKAD,” katanya kepada sejumlah media yang meliput.
Giarto menduga kuat ada indikasi modus pengkondisian dalam pekerjaan tersebut. Pasalnya, di LPSE belum muncul, namun pekerjaan sudah dimulai.
“Artinya apa, yang pasti sudah ada modus pengkondisian, dipersiapkan siapa kontraktor atau rekanan yang akan dimenangkan,” tudingnya.
(Gus Daff/Tim*)
