
Lebih lanjut Daeng sale juga menambahkan walaupun istri dan anak ku sakit tidak pernah berobat di Puskesmas apalagi di rumah sakit, karena tidak punya biaya atau semacam program pemerintah yang katanya ada program jaminan kesehatan yang dibilang ( KIS) itupun kami tidak dapat,
“kami cuma merawat saja di rumah dengan obat tradisional baik dari dedaunan dan semacamnya karena keterbatasan Perekonomian Keluarga kami”. Imbuhnya dengan nada memelas
Saat Tim radarpublik.net melihat bangunan rumah yang sangat memprihatikan dan tak layak huni daeng sale juga mengatakan kalau hujan datang rumah kami kebocoran semua karena atap yang bocor dan dindingnya hanya daun lontar.
Daeng Sale mengatakan “Kami sekeluarga berharap kepada pemerintah ataupun seorang dermawan yang terbuka hatinya membantu membedah rumah kami menjadi layak Huni dan pemerintah memberikan kartu jaminan kesehatan (KIS) supaya kami bila mengalami sakit bisa berobat di Puskesmas atau Rumah sakit”. Pungkasnya
team radarpublik propinsi sulawesi selatan menghubungi pemerintah Desa Laikang kecamatan Mangarabombang sebatas mengkonfirmasi atas kejadian ini, Amir selaku PJ Desa Laikang saat di konfirmasi Via Telp dan wathsapp tidak memberi tanggapan atau respon selang beberapa hari(09/01/20) melalui pesan singkat Mengatakan” iye tolong jgnki dulu muat sebelum konpirmasi ke pemdes. 🙏🙏 ada istila budaya dipakatau, sipakalabbiri dan dipakainga…🙏🙏” Ujar singkatnya
( Husaini)
