Oleh sebab itu, kami berharap kepada Kapolri untuk bersikap tegas kepada anggotanya yang dirasa telah terjebak dan ikut bermain dalam ranah politik. Dan segera memerintahkan Propam untuk segera melakukan Investigasi secara menyeluruh dan mendalam.
Akan mendorong dan memohon kepala devisi propam yang baru dilantik bapak Brigjen Pol Fredy Sambo untuk menggelar investigasi internal di pihak kepolisian Republik Indonesia. Jangan kepolisian yang seharusnya menjadi wasit sampai ikut bermain dan menodai kepentingan publik di Sumatera Barat.
Ismahi Jakarta tetap akan berupaya agar pemanggilan tersebut di kaji ulang oleh pihak kepolisian, maka dari itu kami akan mencoba bersurat ke devisi propam dan mencoba berkoordinasi dengan ahli terkait perbedaan dalam penafsiran TR Kapolri terkait peserta Pilkada 2020.
Insya Allah kami masih percaya kepolisian Republik Indonesia masih objektif sebagai wasit dalam Pilkada ini karena jangan sampai ada tangan tangan liar yang membuat institusi kepolisian di tumpangi oleh kepentingan paslon atau orang tertentu.
(Tim)
