“Di Banyuwangi ada 217 Posko PPKM yang aktif, saya harap TNI-Polri, Babinsa Bhabinkamtibmas, Pemerintah Daerah, Kades, Kadus dan warga semuanya harus bisa mendukung pelaksanaan tugas ini yang menjadi atensi Program Pemerintah supaya bisa menurunkan klaster penyebaran virus covid-19,”ujarnya.
Brigjen TNI Arie Subekti, S.A.P Irdam V/Brawijaya menyampaikan,”Saya dari Kodam V/Brawijaya ditugaskan untuk melaksanakan pengawasan dan pengecekan terhadap PPKM berskala mikro sebelumnya Jatim masuk penyebaran 5 besar penyebaran covid-19. Alhamdullilah saat ini dengan PPKM Mikro sangat efektif menekan penyebaran Covid-19 dan Jatim sekarang sudah tidak masuk 5 besar,”ujarnya.
“Kita harus bekerja sama antara TNI, Polri, Pemda dan masyarakat karena musuh kita tidak kelihatan. Kita jangan kecewa sarana kita tidak terpakai berarti kita berhasil menekan penyebaran virus covid-19. Virus covid-19 ini mendunia jadi kita harus bersama-sama bekerja mengatasinya,”ucapnya.
Bapak Hamzah menyampaikan,”saya sangat terharu dan bangga karena Desa Gitik Kecamatan Rogojampi sebagai Desa terpilih untuk dikunjungi oleh salah satu pejabat tinggi TNI Kodam V/Brawijaya dan saya dapat duduk berdampingan dengan seorang Jendral,”ujarnya.
“Semoga kunjungan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Gitik untuk lebih semangat mencegah berkembangnya virus covid-19, tambahnya.
(Dafid)
