“Aspal yang di kerjakan terlalu tipis dan sudah ada yang rusak meski masih dalam masa perawatan akan tetap kami tindak lanjuti, “ungkap, Edi Yoga Sasongko aktivis Jatim.
Ada dugaan pekerjaan di ruas jalan polehan dan menghabiskan anggaran sebesar Rp. 2.2 miliyar, dikerjakan secara asal – asalan tanpa ada pengawasan yang baik dari dinas terkait
Ia juga menambahkan “Sebagian aspalnya tidak rata. Di beberapa titik juga sudah mulai ada kerusakan”, ungkap pria yang akrab di sapa Edy
Untuk diketahui, proyek yang bersumber dari APBD Kota malang 2023 dari Dinas PUPRPKP Kota Malang. kalau di kerjakan dengan tidak serius sangat di sayangkan, karena bisa merugikan baik pengendara maupun pengguna jalan lain.

“Sangat disayangkan, anggaran dari pemerintah sangat besar, tapi hasil pekerjaannya saya rasa mengecewakan,saya pun, menduga jalan aspal yang dikerjakan tidak akan bertahan lama, sayangkan proyek dengan anggara begitu besar di kerjakan dengan asal asalan sedangkan pemerintah menggelontorkan dana yang tidak sedikit”, katanya.
“Mutu dan kualitas pekerjaan proyek pengaspalan jalan di sana sangat diragukan. Ini akibat dari kurangnya pengawasan dari instansi terkait yakni Dinas PUPRPKP. Dan sebelum serah terima hasil pekerjaan jalan aspal, harusnya ada penyesuaian terlebih dahulu antara RAB dan pekerjaan”, tutupnya.
Hingga Berita ini Diterbitkan Pihak Cv belum bisa dikonfirmasi
(SUYUTI)
