Jakarta : radarpublik.net – Indonesia saat ini merupakan negara yang memiliki peringkat sebagai negara berpenghasilan menengah ke atas, tentunya membuat segala aspek kehidupan memerlukan adanya transformasi, tak terkecuali dengan transformasi ekonomi. Transformasi ekonomi harus sudah dimulai pada jangka waktu 2020 -2024, hal ini untuk menguatkan pondasi menuju visi Indonesia Maju 2045.
Indonesia Maju 2045 menghendaki Indonesia memiliki GDP per kapita sebesar USD 23,199. Dengan begitu Indonesia dapat masuk ke dalam 5 negara yang memiliki rangkin GDP terbesar di dunia.
- DPC Peradi Banyuwangi Menyelenggarakan Acara Dirgahayu Peradi ke-21
- Rapat Paripurna, DPRD Kota Malang Sampaikan Laporan Banggar Dan Raperda Perubahan APBD TA 2025
- DPRD Malang Kota Rapat Pansus Penyertaan Modal BPR Tugu Artha
- DPRD Kota Malang Setujui Perubahan APBD, Wahyu Hidayat Optimis PAD Sesuai Target
- DPRD Malang Kota Laksanakan Rapat Paripurna Perubahan ABPD 2025 encapai 2,5T
Transformasi ekonomi di Indonesia sendiri sesuai dengan yang tertuang dalam RPJMN 2020 – 2024 yakni dengan melakukan ekonomi hijau. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas sebagai perencana pembangunan negara akan memastikan bahwa kebijakan rendah karbon tetap menjadi agenda prioritas dalam rencana pemulihan ekonomi dan menjadi cara untuk mengubah perekonomian kita menuju ekonomi rendah karbon.
Membangun ekonomi rendah karbon menjadi proyek prioritas nomor 3 dengan target penurunan emisi karbon di tahun 2024 menjadi 13,2%. Indonesia juga telah berapartisipasi dalam Paris Agreement dimana Indonesia akan berkontribusi dalam mereduksi Green House Gasses (GHG) menjadi 29% di tahun 2030.
