Selanjutnya, sambung Uus, ada upaya upaya lain yang dilakukan, seperti informasi dan edukasi kepada masyarakat agar tadak takut dan khawatir terkait vaksinasi Covid-19.
“Kita yakinkan bahwa pelaksanaan vaksin sudah sesuai prosedur dan Insya Allah akan membuat daya tahan tubuh baik, sehingga di masa pandemi ini khususnya bagi lansia staminanya tetap baik,” tuturnya.
Dia juga mengimbau dilakukan jemput bola bagi Lansia yang butuh bantuan. “Bagi Lansia yang kondisi fisik perlu bantuan, baik karena lupa maupun tidak ada pengantar, kami minta sarankan kepada jajaran di kecamatan, kelurahan, RT-RW, LMK,TNI POLRI untuk bisa berkolaborasi menjemput secara massif bersama-sama warga masyarakat untuk bisa dihadirkan di lokasi yang sudah ditentukan dan dijadwalkan,” imbuhnya.
- DPC Peradi Banyuwangi Menyelenggarakan Acara Dirgahayu Peradi ke-21
- Rapat Paripurna, DPRD Kota Malang Sampaikan Laporan Banggar Dan Raperda Perubahan APBD TA 2025
- DPRD Malang Kota Rapat Pansus Penyertaan Modal BPR Tugu Artha
- DPRD Kota Malang Setujui Perubahan APBD, Wahyu Hidayat Optimis PAD Sesuai Target
- DPRD Malang Kota Laksanakan Rapat Paripurna Perubahan ABPD 2025 encapai 2,5T
Uus berharap mudah- mudahan ini dapat membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat. Setelah ini akan dilakukan bagi masyarakat umum dan untuk Lansia diupayakan akhir 31 Maret sudah selesai.
Sementara itu, Kasudis Kesehatan Jakarta Barat Kristy Wathini, menambahkan dari target sasaran vaksinasi Covid-19 sebanyak 199.192 Lansia di Jakarta Barat, hingga kini telah tercapai sekitar 25 persen atau 49.798.
Sementara untuk Kecamatan Cengkareng dari target sasaran 36.820 lansia, yang sudah tercapai sekitar 32.23 persen atau 14 ribuan.
“Sedangkan jumlah peserta yang terjadwal vaksinasi hari ini di SDN Kedaung Kaliangke 03 Pagi, 08 Pagi dan 09 Petang sebanyak 600 Lansia,” pungkas Kristy.
(Tim)
