“Berikut tiga lainnya karyawati PT. Pupuk Kaltim yang tercatat sebagai warga Kecamatan kota sebagai pasien 18, lalu karyawan swasta asal Srono sebagai pasien 19. Sementara psien 20 adalah karyawan Akademi Penerbangan Indonesia ber-KTP Tangerang. Selama di Banyuwangi tinggal di Sukowidi Ketapang,” imbuhnya.
Rio mengungkapkan bahwa ketujuh orang tersebut kondisi umumnya secara klinis bisa dibilang baik. Sehingga mereka dapat dikatakan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG).
“Sudah ada yang dirawat di rumah sakit. Sementara yang masih menjalani isolasi mandiri di rumah, akan segera kami isolasi di rumah sakit untuk dirawat lebih lanjut, dan segera diambil swabnya untuk melihat perkembangannya,” jelasnya.
Rio menambahkan, terkait semakin banyaknya jumlah orang yang tertular COVID-19, warga diimbau untuk tertib dalam menjalankan instruksi pemerintah dengan menjalankan physical distancing, serta berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari meliputi cuci tangan pakai sabun, etika batuk yang benar, makan yang bergizi dan selalu menggunakan masker. Jauhi kerumunan, bila tidak penting sekali, sementara jangan berpergian luar kota. Itu kuncinya,” pungkas Rio.
(Dafid/Zal/Tim)
