
“Kami peduli akan pendidikan. Untuk itu, kami memberikan modem dalam rangka mendukung PJJ,” ujar AKBP Rusdy.
Menurutnya, pandemi Covid-19 ini dirasakan bukan hanya di Tanah Air, namun seluruh dunia. Tidak terkecuali bagi para siswa siswi yang proses belajar mengajarnya terganggu.
“Strategi pembelajaran dari pola konvensional berubah menjadi sistem darling atau online. Pola baru ini sangat efektif dan efisiensi dalam menekan penyebaran Covid-19,” katanya.
Hanya saja, lanjutnya, banyak sekali permasalahan ditemukan dalam pelaksanaan. Seperti akan perangkat pendukung anatara lain handphone, laptop atau komputer serta jaringan internet menjadi kendala.
“Kondisi ini tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Namun butuh uluran tangan dari berbagai pihak demi menjaga masa depan para generasi muda penerus bangsa. Polri berkomitmen teguh menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 ini. Termasuk dalam peran adaptasi kehidupan baru didunia pendidikan,” pungkasnya.
( Red)
