Oleh karena itu, masyarakat harus peduli dan semangat nasionalisme yang tinggi serta rela berkorban. “Pada saat ini, yang dibutuhkan adalah masyarakat yang berwawasan kebangsaan dan berketahanan nasional. Dalam menghadapi hal tersebut, sebagai generasi penerus bangsa harus mendapat pembinaan secara kontinyu dan terpadu, karena generasi penerus mempunyai tanggungjawab keutuhan dan kedaulatan NKRI”, terangnya.
“Generasi penerus bangsa harus bangkit dan sadar bertanah air, berbangsa dan berbahasa satu, Pancasila”, ungkapnya.
“Empat pilar kebangsaan harus tetap ditegakkan di bumi Indonesia ini, empat pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika serta ditambah dengan menghayati bendera merah putih, lagu kebangsaan, lambang Garuda Pancasila serta mentaati aturan dan undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia”, jelasnya.
Di akhir acara diadakan Outbond dengan para peserta yang meliputi Permainan Bola Tali, Tongkat Estafet dan Holahup.
