Ditambahkan Lamsiang, bahwa HBB melihat selama ini pemerintah kurang maksimal melakukan tindakan tegas terhadap para teroris dan terhadap para radikalisme maupun terhadap kelompok kelompok intoleran, sehingga kejadian anarkis yang seperti ini selalu terulang terulang kembali.
“Kejadian yang terjadi di daerah Sulawesi tersebut, harus dibuat oleh pemerintah menjadi momentum untuk menumpas tidak paham-paham radikalisme dan intoleran dan terorisme serta harus melibatkan didalamnya seluruh unsur Penegakan hukum di antaranya TNI, Polisi (Red: Densus 88) dan BNPT” pungkas Lamsiamg. (Bahren)
Page 3 of 3
