Kampanye pembelokan isu yang cenderung agitatif bahwa terjadi kriminalisasi pemuka agama serta tekanan terhadap umat agama tertentu adalah kebohongan yang sedang disemprotkan terus menerus oleh para anteknya. Firehose of falsehood.
Dan dari contoh kasus yang kedua, memang ada aparat atau institusi penegak hukum yang nyatanya ‘masuk angin’ (kongkalikong) dengan penjahat ekonomi-politik. Sehingga barang bukti bisa raib.
Maka publik pun tak usah dibingungkan dengan pernyataan-pernyataan pejabat institusi tersebut yang terus menerus menyanyikan lagu ‘janji-surga’ bahwa mereka bakal mengusut ini dan itu.
Tapi ujungnya toh bakalan fade-away (lenyap pelan-pelan) seiring berjalannya waktu. Buktikan saja bahwa dalam waktu singkat terungkap.
Lagi pula untuk soal pajak bukankah pembuktiannya obvious dari berkas di kantor pajak serta laporan investigatif-akuntansi, ditambah kesaksian terdakwa pejabat kantor pajak yang telah ditangkap?
Sudahlah, hentikan propaganda kebohongan publik yang hanya membodohi rakyat, yang juga sekaligus malah mempertontonkan kebodohannya sendiri.
“If dogs are governing a country, what can you hear every day other than horrible barking noises?” ― Mehmet Murat ildan (Penulis asal Turki).
(11/04/2021)
(Oleh: Vincent)
