Medan : radarpublik.net – Terjadi tindakan kriminalisasi di Jalan Sutrisno berupa penjambretan, pelaku tewas dihadiahi timah panas oleh polisi karena Hendak Melawan dengan pisau.
Perintiwa terjadi dijalan sutrisno salah seorang warga menjadi korban perampokan, sehingga terjatuh dari becak motor dan pingsan dilarikan kerumahsakit untuk mendapatkan pertolongan serta keterangan tentang ciri-ciri pelaku.
Pada jumpa Pers Kapolrestabes Kombes Pol Riko Sunarko didampingi PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah H Tobing dihadapan awak media mengatakan “Tertangkapnya pelaku penjambretan mengakibatkan salah seorang jambret tewas karena melawan petugas saat ditangkap, 1 anggota polisi terkena sabetan sajam(senjata tajam) lengan sebelah kiri”. Ungkapnya
“Dalam penangkapan ini menyita barang bukti 1buah pisau dan 1buah hp,korban penjambretan bernama Darmaida Sidabutar mengalami kerugian uang Rp 1 juta, 2 unit HP dan surat-surat penting lainnya didalam tas”. Tegasnya
“Pada 8 Juni 2020 Petugas Satreskrim Polrestabes melakukan penyergapan terhadap pelaku perampokan. Minggu (12/7/2020) sekitar pukul 03.00 wib, petugas yang mengetahui Ananda berada di Jalan Setia Budi.Saat dilakukan penangkapan, petugas memberi tembakan peringatan,salah seorang pelaku berusaha melawan dan sempat melukai petugas kita lakukan tindakan tegas dan tersungkur. 2orang lainnya berhasil kabur,” Tambahnya
Ananda merupakan residivis dalam kasus bongkar rumah tahun 2018. Kawanan jamret ini Selain di Jalan Sutrisno juga di Jalan Sumatera,Jalan Pasar XI Tembung (curi kaca spion), Jalan Puskesmas (curi kaca spion), Jalan Pasar XII Kampung Kolam (curi spion), dan Jalan Pasar VII Tembung (curi spion).
(Bahren)
