Banyuwangi: radarpublik.net – Keluhan warga Dusun Sukorejo Desa Sukomaju Kecamatan Srono terkait hilangnya bantuan BPNT senilai 200 ribu berupa sembako dalam masa pandemi Covid-19 berubah menjadi BST, yatitu berupa Uang tunai 500 ribu namun faktanya raib sebesar 300 ribu entah kemana??.Selasa (08/09/2020). KPM Isnawiyah dan Siti Romlah dalam usia lansia ini menerima isi dalam Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) hanya 200ribu sisanya tidak tahu kemana.
Berdasarkan keterangan pemegang Kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) yang seharusnya menerima Nominal 500.000 hanya menerima 200.000.
“Bukan hanya itu, kartu milik saya yang mendapat bantuan berupa BPNT juga hilang isinya, yang seharusnya mendapat 500 ribu raib 300rb dan tersisa 200 ribu di kartu”. Ujar SR dengan wajah memelas
“Sama punya saya juga seperti Bu SR hilang 300ribu,kita sudah lansia masih aja ada yang tega mengambil hak kami apalagi disaat Pandemik Covid seperti ini, bantuan pemerintah sangat berharga buat kami”. Sautnya ISW dengan nada sedih.
melalui pesan watshapp, Pendik selaku pendamping BPNT/BST dikonfirmasi ulang mengatakan ” Kalau ingin wawancara BPNT temui saya saja pak”. Jawabnya
Tiem media menagih janji dan mengajak bertemu Di Kantor Balaidesa Sukomaju namun menjawab ” saya lagi di Rogojampi ketemu disini saja”. Singkatnya
Dikutip dari media dimensinews Pendik juga menambahkan ” kalau ingin wawancara terkait BPNT temui saya saja. Tapi Ini bukan konfirmasi pemberitaan lho.kalau lewat telepon saya Ndak bisa dan saya punya hak tolak Kalau mau ketemu saya silahkan,namun ketemu untuk wawancara”. Pungkas dalihnya
Sekedar di ketahui, sebelumnya beberapa warga Dusun Sukorejo Desa Sukomaju Kecamatan Srono megeluh, diduga ada penyimpangan penyaluran Bantuan Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Minggu (06/08/2020).
Salah satunya Keluarga penerima BPNT sebelumnya mendapatkan BanSos senilai Rp 200.000 bentuk sembako, dalam masa Covid-19, dan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Tambahan sebesar Rp 500.000 secara tunai.
Bersambung….
(Tim)
