Wahyu Hidayat juga mengungkapkan, terdapat Defisit anggaran berkisar sebesar Rp95.500.000.000.
“Untuk menutup defisit tersebut pada tahun 2025, dialokasikan proyeksi penerimaan pembiayaan sebesar 95 Milyar 500 Juta rupiah yang diambilkan dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun lalu,” Ungkap Wahyu
Wahyu Hidayat juga menggaris bawahi pentingnya perluasan keikutsertaan perusahaan dalam agenda program pembangunan Kota Malang, serta penyelarasan program-program CSR perusahaan dengan agenda program dan kegiatan prioritas pembangunan.
“Saya berharap, dengan adanya kerja sama yang baik antara semua pihak, Kota Malang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” harap wahyu
Dalam pantauan media Penjelasan tersebut disambut positif oleh para peserta rapat paripurna. Mereka mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Malang dalam menyusun anggaran yang realistis dan bertanggung jawab, serta upaya untuk melibatkan sektor swasta melalui program CSR.
( Eko S)

