Papan nama dalam pekerjaan tersebut juga tidak dipasang. Menurut Giarto, karena pekerjaan tersebut masih belum terbit di LPSE (layanan pengadaan secara elektronik).
“Hari ini baru diupload di LPSE, tapi sudah dikerjakan, makanya mereka tidak bisa memasang papan nama. Sehingga hari ini saya mau mempertanyakan kepada Kepala BPKAD,” katanya kepada sejumlah media yang meliput.
Menurutnya, sejak 24 Maret 2022 kemarin, waktu ia melewati jalan tersebut. Pekerjaan sudah mulai dilaksanakan, padahal penawaran di LPSE belum keluar.
“Ini contoh, bahwa ada pekerjaan yang sudah dilaksanakan sementara pemenang proyek belum ada. Saya punya data disini, pekerjaan baru naik di LPSE per hari ini, dan ini pekerjaannya sudah dilaksanakan,” jelasnya.
Giarto menduga kuat ada indikasi modus pengkondisian dalam pekerjaan tersebut. Pasalnya, di LPSE belum muncul, namun pekerjaan sudah dimulai.
