Pekerjaan jalan tani ini di duga adanya indikasi Mark Up melihat galian talud jalan tani tersebut mengurangi volume dan tidak sesuai dengan gambar perencanaan,
Sampai berita ini diterbitkan ketua BKAD Sanrobone saat dikonfirmasi melalui wathsaap pribadinya belum memberikan jawaban dan PJ Kades Sanrobone belum bisa dikonfirmasi dan meminta aparat penegak hukum (APH) untuk turun ke lapangan.
(Bersambung)
(Tuan Sore)
Page 2 of 2
