Ia juga menyampaikan program yang akan ditawarkan kepada Pemerintahan Kabupaten Batubara dan Bupati Batubara Ir H Zahir MAP memberikan antusias dan harapan yang sagat besar. Kabupaten Batubara sebagai pilot project ini agar nantinya dapat memberikan data-data mengenai potensi desa dan mensinkronkan dengan program yang ditawarkan. “Suatu desa itu akan maju dan program-program dapat terlaksana dengan baik di setiap desa-desa yang berada di Kabupaten Batubara, apabila para stakeholders bisa bersinergi dengan desa,” pungkas Isa.
Dalam pertemuan dengan Bupati Batubara tersebut, Bupati Batubara meyambut positif program capacity building. Bupati Batubara Ir H Zahir MAP, mengatakan setuju agar pendidikan formal perangkat desa ditingkatkan dari SMP ke SMA, SMA ke sarjana. Untuk itu akan diadakan pendataan jumlah SDM perangkat desa di Kabupaten Batubara.
Terkait Program BUMDes, akan diadakan pemetaan dan pendataan BUMDes di Kabupaten Batubara. Untuk itu bisa disinkronkan dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama yang diselenggarakan oleh APTISI.
Sementara dalam hal Program Eco Wisata, akan dikembangkan di empat Desa yang menuju ke Pulau Salah Namo dan Pulau Pandan dengan memanfaatkan isu sampah di daerah itu (yang bisa dijadikan isu internasional). Dalam waktu dekat tim APTISI UNPAB akan mengadakan survey detail untuk membuat kajian dan feasibility study.
(Bahren/BS10)
