Oleh sebab itu ,” Saya mengingatkan DPC untuk segera mempersiapkan laporan antara lain konsolidasi partai seperti menyelenggarakan Muscancab arti harus selesai Muscancab jika sudah selesai ,” Kita dorong DPD untuk mengeluarkan SK PAC yang baru , agar pada Bulan Mei seluruh PAC yang baru bisa mengikuti Rakercab ,” jelas Sri Rahayu .
Sri Rahayu menambahkan pada Pemilu 2024 ini ada Perintah dari Ibu Megawati Soekarno Putri , bahwa kita harus menang 3 kali berturut turut atau hatrick , Jadi pada pemilu 2024 kesempatan emas dan itu tidak gampang kenapa, karena tahun 2024 pemilihan presiden tidak ada incumbent, oleh karena itu semua partai politik punya keinginan untuk mengajukan calonnya masing masing dan ingin menang.
Sri Rahayu juga menegaskan , bahwa untuk Pilkada 2024 PDIP Kabupaten Blitar harus merebut kembali kursi Kepala Daerah, ” Partainya yang pertama yang harus di kuatkan, kemudian orang yang di tugaskan di partai ,yang di berikan tugas di legislatif maupun di eksekutif ,di eksekutif itu apa tujuannya kalau punya Kepala Daerah kan ada program program yang bisa di rencanakan untuk kepentingan rakyat , itu kepentingan kita jadi program program itu harus pro rakyat dan sesuai dengan ideologi PDI Perjuangan .
Kita di tanya apa ada perombakan di DPC ,Sri Rahayu menjawab untuk DPC sudah, untuk PAC sudah ada perombakan tinggal tunggu hasil dari DPD ,saat ini masih di proses ,” ujar Sri Rahayu .
Saat ini di Kabupaten PDI P menjadi oposisi ,Sri Rahayu sekali lagi menegaskan , oposisi atau tidak PDI Perjuangan tetap memperjuangkan program program yang memang di peruntukan untuk rakyat , kan setiap tahun menyusun anggaran ,Banggar itu lah yang berjuang dari teman teman PDI P diharapkan, baik oposisi atau tidak harus tetap sama, orientasinya adalah yang pertama implementasi ideologi dari PDI P yaitu Pancasila yang kedua harus memperjuangkan program program pro rakyat ,”pungkas Sri Rahayu.
(Eko.s)
