“Materi ajaran budi luhur yang disampaikan kepada seluruh siswa, serta mengutamakan rasa persaudaraan,” tandasnya.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua Cabang PSHT Kab. Sanggau Bapak Salehudin mengatakan, tes kenaikan tingkat sabuk hijau ke sabuk putih, merupakan momentum siswa PSHT dalam mengevaluasi diri dari setiap serapan.
“Penerapan materi telah di terima, baik secara fisik, teknik, serta etika adab dalam setiap gerak kehidupan,” kata Pendekar tingkat satu PSHT yang cukup dikenal dikalangan masyarakat.
Karena menurutnya, para siswa PSHT harus mampu menjaga nama baik organisasi, menjadi manusia rendah hati, serta berguna dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
“PSHT merupakan wadah pencak silat resmi yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia, dengan tujuan guna mendidik manusia berbudi pekerti luhur, tahu benar dan salah, serta Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Jaya selalu PSHT,” tandasnya.
(Pen Satgas Pamtas Yonif 645/Gty).
