Home » Saling Berbalas Pantun antara Anies Baswedan dengan Prasetyo Edi Marsudi, Ada Apa Sih Pak?

Saling Berbalas Pantun antara Anies Baswedan dengan Prasetyo Edi Marsudi, Ada Apa Sih Pak?

by admin
800 views

Opini Publik : radarpublik.net – Mafia tanah adalah musuh negara, musuh rakyat. Itu jelas. Namun siapa aktor-aktor yang bermain di belakang mafia tanah itu?

Ada mafia tanah seperti yang menimpa ibunda Dino Patti Djalal, dan ada pula yang modelnya seperti yang dimainkan oleh Triad oknum Pemprov DKI Jakarta berkolusi dengan oknum DPRD DKI Jakarta plus oknum BUMD PD Pembangunan Sarana Jaya.

Mengamati apa yang terjadi dalam skandal Triad Pemprov – DPRD – BUMD itu semakin terkuaklah praktek manipulasi yang sungguh-sungguh memalukan.

Saking memalukannya, sekarang setelah kasusnya mencuat ke ranah publik, mereka terkesan saling eker-ekeran satu sama lainnya. Saling lempar tanggung-jawab. Saling tuding. Mengapa?

Apalagi setelah KPK membuka kemungkinan untuk memanggil Anies Baswedan terkait skandal korupsi lahan rumah DP 0 rupiah ini.

Baca juga:  Neta S Pane: Ketidakmampuan Menuntaskan Kasus Sigi adalah Kegagalan Idam Azis Sebagai Mantan Petinggi Densus 88

Ketika ditanya perihal proses pengadaan lahan program rumah DP 0 rupiah ini, Gubernur dan Wakil Gubernur mengaku tidak tahu menahu lantaran mereka katanya tidak masuk ke wilayah teknis.

WaGub M.Riza Patria bilang, “Kami minta dinas-dinas, BUMD untuk menyiapkan. Masing-masing bekerja, jadi kami tidak masuk wilayah teknis. Nggak mungkin lah gubernur-wagub ngurusin yang teknis-teknis, yang besar-besar saja menyita waktu, apalagi masuk wilayah teknis. Itu tugas dinas, tugas sudin.”

Agak aneh memang, sehingga kita jadi bertanya-tanya, mekanisme evaluasi (review) seperti apa yang selama ini mereka lakukan terhadap jalannya operasi pemerintahan? Padahal uang rakyat yang digelontorkan ke dalam proyek itu sangat jumbo (Rp 3,3 trilyun)! Itu jumlah yang sangat besar.

Berbalas pantun pun terjadi. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi angkat suara.

Baca juga:  EVOLUSI SEORANG PENULIS: Dari Kemampuan Narasi Hingga Perpustakaan Digital

“Ya gubernur tahu kok, makanya saya katakan saat rapat dengan Sarana Jaya, masa Wagub tidak bisa menjawab dan tidak mengerti masalah program DP Rp0. Kalau kami cuma mengesahkan, jadi apa yang mereka minta kami serahkan kepada mereka lagi.”

Ia menuding Gubernur Anies Baswedan mestinya bertanggung jawab dalam soal pengadaan lahan oleh PT Pembangunan Sarana Jaya tahun 2019 di Kecamatan Cipayung itu.

Related Articles