Home » Miris..!! Dijerat UU ITE, Dua Anak Kecil dan Ibunya Orasi Tuntut Penangguhan Penahanan Ayahnya

Miris..!! Dijerat UU ITE, Dua Anak Kecil dan Ibunya Orasi Tuntut Penangguhan Penahanan Ayahnya

by admin
8 views

Medan : radarpublik.net – Sarianna Harahap, seorang Ibu rumah tangga warga Jalan Bajak 3 Medan Amplas, bersama dua anaknya yang kecil-kecil, serta beberapa saudaranya mendatangi kantor Pengadilan Negeri di Jalan Pengadilan No 8-10 Medan, Sumatera Utara, Senin (15/3/2021) pukul 11.00 Wib.

Maksud kedatangan ibu dan anak itu, tak lain tak bukan melakukan aksi demonstrasi untuk memohon kepada Ketua Pengadilan dan Hakim Ketua, guna memberikan penangguhan penahanan kepada suaminya Ahmad Faisal Nasution, terdakwa yang dijerat melakukan pelanggaran UU ITE atau melakukan pencemaran nama baik. 

Sarianna Harahap dan anak-anaknya juga membawa poster berbagai tulisan, diantaranya “Terdakwa tidak pernah dihadapkan di persidangan dan tidak diberitahu JPU selama dua kali sidang. Terdakwa dalam tahanan JPU adalah cacat hukum,” tulisnya dalam poster tersebut.

Baca juga:  Ratusan Polisi Di Mojokerto Jalani Tes Swab PCR, yang Bertugas Sekat Pemudik

Pantauan dilokasi, Sarianna Harahap juga berorasi dan ia mengungkapkan kesedihannya terkait suaminya yang ditahan karena memposting di sosial media mengenai dugaan seorang oknum kontraktor yang “main mata” dengan oknum jaksa.

Tuntutan penangguhan penahanan kepada suaminya Ahmad Faisal Nasution, bukan tanpa alasan, sebab saat ini berdasarkan diagnosa dokter, suaminya butuh penanganan serius terhadap penyakit yang dideritanya, karena mengidap sakit paru paru.

“Saya mengharapkan penangguhan penahanan sebab suami saya Ahmad Faisal Nasution sedang sakit paru paru, butuh pengobatan,” ucap Sarianna sembari menitikkan airmata diatas terik matahari.

Ia juga memohon kepada pemerintah dan aparat penegak hukum, jangan pilih kasih dalam penegakan hukum, dan melakukan tindakan serta penangkapan kepada suaminya. Pasalnya, hingga kini keluarganya, tidak ada menerima surat penangkapan maupun surat panggilan untuk sidang kepada suaminya.

Related Articles