Home » Melalui Digitalisasi Layanan, Bappenas: Pelayanan Kepolisian Perlu Memanfaatkan Big Data dan Internet of Things

Melalui Digitalisasi Layanan, Bappenas: Pelayanan Kepolisian Perlu Memanfaatkan Big Data dan Internet of Things

by admin
20 views

Jakarta: radarpublik.net – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional menjadi Narasumber pada RAPIM POLRI 2021 yang membahas “strategi pembangunan nasional , arah kebijakan, serta pengembangan kerangka regulasi , kelembagaan dan pendaaan di tengah kondisi ekonomi global terdampak pandemi Covid 19″. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 16 Februari 2021.

Hampir seluruh perusahaan bertahan dalam kondisi krisis dengan cara digitalisasi. Hasil survei Bank Dunia dan Bappenas tahun 2020 menunjukkan sebagian besar perusahaan melakukan upaya digitalisasi (internet, media sosial, platform digital) untuk bertahan selama pandemi.

Pemerintah, telah menetapkan 10 kota metropolitan cerdas yang tersebar di seluruh Indonesia kesepuluh kota tersebut yaitu : (1) Mebidangro (Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo); (2) Patungagung (Palembang, Betung, Indralaya, Kayuagung); (3) Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi); (4) Bandung; (5) Semarang; (6) Surabaya; (7) Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan); (8) Mamminasta (Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar); (9) Manado; (10) Banjarbakula (Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala).

Baca juga:  Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Operasional, Satu Brimob Polda Banten Apel Pasukan

“Di era 4.0, pelayanan kepolisian perlu memanfaatkan big data dan internet of things melalui digitalisasi layanan. Tujuannya adalah untuk: memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, meningkatkan kecepatan respon, meningkatkan rata-rata waktu penyelesaian layanan, menyediakan platform bagi keluhan masyarakat atas pelayanan, meningkatkan akuntabilitas layanan, meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan,” ujar Menteri.

Related Articles